Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » LAIN-LAIN » PRINSIP-PRINSIP PELAYANAN PUBLIK

PRINSIP-PRINSIP PELAYANAN PUBLIK

(13 Views) September 2, 2017 1:54 pm | Published by | No comment

Menurut Wikipedia, Pelayanan publik adalah segala bentuk jasa pelayanan, baik dalam bentuk barang publik maupun jasa publik yang pada prinsipnya menjadi tanggung jawab dan dilaksanakan oleh Instansi Pemerintah di Pusat, di Daerah, dan di lingkunganBadan Usaha Milik Negara atau Badan Usaha Milik Daerah, dalam rangka upaya pemenuhan kebutuhan masyarakat maupun dalam rangka pelaksanaan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Berdasarkan organisasi yang menyelenggarakannya, pelayanan publik atau pelayanan umum dapat dibedakan menjadi dua, yaitu:

  1. Pelayanan publik atau pelayanan umum yang diselenggarakan oleh organisasi privat, adalah semua penyediaan barang atau jasa publik yang diselenggarakan oleh swasta, seperti misalnya rumah sakit swasta, PTS, perusahaan pengangkutan milik
  2. swasta.
  1. Pelayanan publik atau pelayanan umum yang diselenggarakan oleh organisasi publik. Yang dapat dibedakan lagi menjadi :
    1. Yang bersifat primer dan,adalah semua penyediaan barang/jasa publik yang diselenggarakan oleh pemerintah yang di dalamnya pemerintah merupakan satu-satunya penyelenggara dan pengguna/klien mau tidak mau harus memanfaatkannya. Misalnya adalah pelayanan di kantor imigrasi, pelayanan penjara dan pelayanan perizinan.
    2. Yang bersifat sekunder, adalah segala bentuk
    3. penyediaan barang/jasa publik yang diselenggarakan 
    4. oleh pemerintah, tetapi yang di dalamnya pengguna/klien tidak harus mempergunakannya karena adanya beberapa penyelenggara pelayanan.
    5. Ada lima karakteristik yang dapat dipaka
        1. Adaptabilitas layanan. Ini berarti derajat perubahan layanan sesuai dengan tuntutan

      perubah

        1. an yang diminta oleh pengguna.
      1. Posisi tawar pengguna/klien. Semakin tinggi posisi tawar pengguna/klien, maka akan semakin tinggi pula peluang pengguna untuk meminta pelayanan yang lebih baik.
      2. Type pasar. Karakteristik ini menggambarkan jumlah penyelenggara pelayanan yang ada, dan hubungannya dengan pengguna/klien.
      3. Locus kontrol. Karakteristik ini menjelaskan siapa yang memegang kontrol atas transaksi, apakah pengguna ataukah penyelenggara pelayanan.
      4. Sifat pelayanan. Hal ini me
        nunjukkan kepentingan pengguna atau penyelenggara pelayanan yang lebih dominan.
    6. i untuk membedakan ketiga jenis penyelenggaraan pelayanan publik tersebut, yaitu:

PRINSIP-PRINSIP PELAYANAN PUBLIK

Menurut Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Neg

ara (Kepmenpan) RI No. 63 Tahun/Kep/M-PAN/7/2003, prinsip-prinsi atau kriteria Pelayanan Publik adalah sebagai berikut:

    1. Kesederhanaan
    2. Kejelasan
    3. Kepastian waktu
    4. akurasi

 

  1. keamanan
  2. tanggung jawab
  3. kelengkapan sarana dan prasarana;
  4. kemudahan akses;
  5. kedisiplinan, kesopanan dan keramahan
  6. kenyamanan

 

This post was written by dutakita
About

DUTAKITA Hadir sebagai manivestasi dari eksistensi diri. Didorong oleh adanya tanggung jawab untuk menjadi duta dalam segala aspek kehidupan termasuk di dalamnya adalah duta dalam menyediakan indormasi kepada publik. Bahwa kehadiran DUTAKITA di tengah kehidupan banyak orang kiranya mercusuar yang menunjukan jalan bagi banyak orang. Untuk itu, sebagaimana komitmennya, DUTAKITA akan menjadi wahana berekspresi, berimajinasi, motivasi dan berkreasi untuk mempertahankan eksistensi diri di tengah kebutuhan akan informasi.

Categorised in:

No comment for PRINSIP-PRINSIP PELAYANAN PUBLIK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *